Mikroorganisme yang penting dalam industri

Industri Pangan

  • Rhizopus oligosporus, R. stonolifer (tempe)
  • Saccharomyces cerevisiae, Rhizopus oryzae (tape/peuyeum, roti, beer, wine)
  • Aspergillus oryzae, bakteri halofilik (Kecap)
  • Lactobacillus acidophilus subsp. bulgaricus, Streptococcus thermophilus (yoghurt)
  • Lactobacillus sp., Penicillium roquefortii (keju)
  • Neurospora sitophila (oncom)
  • Lactobacillus acidophilus, L. fermentum, L. casei, L. lactis


Tempe

  • Makanan asli Indonesia
  • Bisa dibuat dari bahan lain: ampas tahu, biji turi, biji lamtoro, biji benguk, dan koro-koroan, lupin.
  • Internationally accepted flavour
  • Meat-like product
  • Meminimalkan anti-gizi
  • Merupakan makanan fungsional: menurunkan kadar kholesterol, sumber serat makanan, sumber prekusor progesteron/isoflavon, anti-bakteria, vitamin B.








Kecap Cairan kecoklatan, untuk memberi tambahan cita-rasa makanan
Merupakan sari (ekstrak protein), mengandung banyak asam amino
Terbuat dari biji-bijian atau sumber protein termasuk ikan
Cita-rasanya sangat tergantung pembuat dan daerah produksi





Hal-hal yang menyebabkan kegagalan proses

  • Jenis inokulum (ragi)/mikroorganisme
  • Kelembaban yang tidak tepat
  • Kontaminasi
  • Suhu yang tidak tepat
  • Waktu fermentasi
  • Kandungan bahan
  • Produksi enzim
  • Bacillus subtilis (amilase, protease)
  • Aspergillus oryzae, A. niger (amilase, protease, selulase, hemiselulase, glukoamilase
  • Rhizopus sp. (protese, lipase)
  • Saccharomyces cerevisiae (invertase)
  • Senyawa bioaktif
  • Saccharomyces cerevisiae (asam artemisinat)
  • Escherichchia coli (karotenoid)
  • Rhodococcus rhodochrous (akrilamida, nikotinamida)
  • Hevea brasiliensis (asam hidroksikarboksilat)
  • Leuconostoc mesenteroides (asam propionat)
  • Candida rugosa (asam hidroksi isobutirat)

Peran & problema dalam produksi enzim/biokatalisatorDalam 10 tahun ini, 60% bahan kimia akan dibuat menggunakan biokatalisator
Sel merupakan pabrik pembuat enzim, yang bisa memperbanyak dirinya sendiri
Akan tetapi: aktifitas enzim per satuan volume termasuk rendah, dan ada pengaruh interference dari enzim-enzim lain. Pertumbuhan sel mungkin tidak optimal karena tidak sesuai lingkungan asli tempat tumbuhnya

Produksi asam-asam aminoCorynebacterium glutamicum, Clostridium acetobutylicum, E. coli, S. cerevisiae, Aspergillus terreus, A. niger  (asam glutamat, methionin, lisin, threonin, riboflavin).
Beberapa trend dalam mikrobiologi industri
Mencari strain-strain baru yang unggul dalam produksi suatu enzim
Rekombinasi gen untuk meningkatkan produktifitas suatu proses
Pembuatan immobilised enzyme atau immobilised mikroorganisme

About these ads

2 thoughts on “Mikroorganisme yang penting dalam industri

Comments are closed.