SANITASI INDUSTRI PADA PRODUKSI IKAN TERI DI PT. MARINAL INDOPRIMA KAPEDI, SUMENEP

I. PENDAHULUAN

LATAR BELAKANG

Indonesia merupakan negara agraris yang kaya akan sumber daya alam, khususnya dari sektor pertanian.  Pertanian dalam arti luas yaitu mencakup pertanian itu sendiri, perikanan, peternakan, perkebunan dan kehutanan.  Sumber daya alam ini merupakan potensi bagi negara Indonesia.  Potensi tersebut harus didukung oleh kebijakan yang memacu perkembangan sektor industri dengan berlandaskan pada pemanfaatan sumber daya yang ada.

Dalam suatu industri khususnya dalam industri pangan diperlukan suatu usaha untuk mencegah kontaminasi pada produk pangan yang diproduksi mulai dari bahan baku sampai produk akhir, baik berupa biologi, kimiawi maupun kontaminasi fisik, sehingga dapat dihasilkan pangan yang aman, layak, dan sehat untuk dikonsumsi. Salah satu upaya yang dilakukan yaitu dengan penerapan sanitasi pada industri pangan.

Kendala yang dihadapi ekspor produk perikanan Indonesia adalah sejumlah negara importir cenderung memperketat persyaratan, termasuk memasukkan persyaratan baru yang terkait dengan isu mutu dan lingkungan. Sempat terjadi beberapa kasus ekspor perikanan, semacam produk udang dan ikan yang ditolak Uni Eropa karena mengandung antibiotik.

Upaya menghadapi berbagai kendala dan kasus penolakan tersebut antara lain meningkatkan mutu hasil perikanan melalui penerapan pengawasan analisa bahan tertentu. Mutu sebagai kata kunci dalam persaingan industri, secara strategi dapat didefinisikan sebagai segala sesuatu yang memenuhi keinginan atau kebutuhan konsumen. Pengendalian mutu sangat diperlukan dalam memproduksi suatu barang untuk menjaga kestabilan produk.

Salah satu terapan pengendalian mutu adalah sanitasi industri. Faktor ini sangat sensitif sekali sebab berpengaruh langsung dan tidak langsung terhadap mutu pangan dan daya awet produk serta nama baik atau citra perusahaan. Pentingnya masalah sanitasi menjadikan acuan untuk dibahas secara menyeluruh. Kasus-kasus keracunan makanan sering terjadi akibat mengkonsumsi produk olahan yang tidak higienis yang diakibatkan oleh mikroba patogen atau pembentuk racun karena sistem sanitasi yang berlaku masih rendah.

Sanitasi dapat didefinisikan sebagai usaha pencegahan penyakit dengan cara menghilangkan atau mengatur faktor-faktor lingkungan yang berkaitan dengan rantai perpindahan penyakit tersebut. Secara luas, ilmu sanitasi adalah penerapan dari prinsip-prinsip yang akan membantu dalam memperbaiki, mempertahankan atau mengembalikan kesehatan yang baik bagi manusia (Jenie 1996).

Sumber kontaminasi produk yang paling utama berasal dari peralatan, pekerja, sampah, serangga, tikus, dan faktor lingkungan seperti udara dan air. Dari seluruh sumber kontaminasi tersebut, pekerja adalah paling besar pengaruh kontaminasinya. Kesehatan dan kebersihan pekerja mempunyai pengaruh besar pada mutu produk yang dihasilkannya, sehingga perlu mendapatkan perhatian yang sungguh-sungguh.  Sebanyak 2,5% penyebaran penyakit melalui makanan diakibatkan oleh pekerja yang menderita infeksi dan higieni perorangan yang buruk. Beberapa mikroba berbahaya seperti Stapylococcus aureus, Salmonella, Clostridium perfringens, dan Streptococcus dapat ditularkan melalui kulit, hidung, mulut, dan tenggorokan yang dapat dengan mudah dipindahkan ke makanan (Anonimous 1 2011).

PT. Marinal Indoprima Madura Kapedi Sumenep merupakan perusahaan yang bergerak dalam industri perikanan yaitu mengekspor ikan teri kering. Produk yang dihasilkan PT. Marinal Indoprima sudah mendapatkan pasar internasional terutama Jepang. Perusahaan harus menerapkan sanitasi yang baik untuk menghilangkan kontaminan dan meningkatkan mutu serta umur simpan produk sehingga konsumen terhindar dari penyakit atau kecelakaan karena keracunan makanan. Oleh karena itu, penulis ingin mengetahui sanitasi industri yang dilakukan PT. Marinal Indoprima.

RUMUSAN MASALAH

  1. Bagaimana proses produksi ikan teri nasi di PT. Marinal Indoprima Madura Kapedi Sumenep ?
  2. Bagaimana sanitasi industri ikan teri nasi di PT. Marinal Indoprima Madura Kapedi Sumenep ?
  3. Mengetahui proses produksi ikan teri nasi di PT. Marinal Indoprima Madura Kapedi Sumenep.
  4. Mengetahui sanitasi industri ikan teri nasi yang diterapkan oleh PT. Marinal Indoprima Madura Kapedi Sumenep.

TUJUAN PRAKTEK KERJA LAPANG

MANFAAT

Manfaat Praktek Kerja Lapang di PT. Marinal Indoprima, antara lain :

  1. Bagi Mahasiswa

Memperoleh pengalaman praktis dan informasi perusahaan.

  1. Bagi Universitas Trunojoyo dan PT. Marinal Indoprima

Terciptanya komunikasi dan kerjasama yang baik antara Universitas Trunojoyo Madura dengan  PT. Marinal Indoprima.

Download : Laporan PKL ” SANITASI INDUSTRI PADA PRODUKSI IKAN TERI DI PT. MARINAL INDOPRIMA  KAPEDI, SUMENEP “

About these ads